Menjalin hubungan selama sebulan itu masih menjadi momen-momen yang bisa di bilang hangat. Sesuatu yang barupun biasanya sering mendapat tempat untuk di beri penilaian atau semacamnya. Timbullah pengharapan yang biasanya tidak terukur. Memang wajar jika kita mengharapkan hadiah di hari jadian yang pertama, tapi itubukan menjadi suatu keharusan.

Hadiah boleh di nanti tapi jangan di jadikan satu-satunya patokan menilai seseorang. Permasalahan yang datang dan pergi, kedua pasangan harus memiliki kiat-kiat khusus untuk menjaga hubungan agar tetap hangat, terlebih apabila keduanya ingin melanjutkannya ke tahap yang lebih serius.
Agar menjaga hubungan percintaan tetap hangat, tentunya niat saja tidaklah cukup. Harus ada terobosan terbaru yang harus diciptkan kedua belah pihak, agar hubungan tetap menjadi hangat yaitu kejujuran.

Apa pendapat anda kalau kita berbicara masalah cinta..? tentu jawabannya sangat bermacam-macam karena kalau kita berbicara tentang cinta tak akan ada habisnya.Cinta nggak kesampaian bikin kita salah tingkah, tersipu-sipu sendiri, dan kebanyakan melamun.Ada yang percaya dan mengidolakannya, hingga rela berkorban sampai titik penghabisan, meski pengelompokan cinta sejati beraneka rupa kita kadang kala mencoba mengategorikannya dalam bentuk sederhana, yang percaya dan tak percaya.

Yang percaya adalah mereka yang punya sisi romantis. Kelompok ini terdiri dari dua tipe. Pertama, mereka yang mendewakan cinta sampai termehek-mehek. Buat penggila cinta ini, tidak ada istilah pikir panjang. Kekasih memintanya makan tanah pun, mereka hanya menurut. Kedua, mereka yang rasional. Bagi mereka, cinta memang tidak ada duanya.Tapi, kalau malah cari penyakit, tunggu dulu. ”I love you, goodbye,” bisa saja diucapkan tanpa pikir panjang.

Sementara, yang tidak percaya adalah mereka yang pragmatis. ”Hari gini bicara cinta…? udah ngak jaman lagi.Dari poling yang di lakukan, sebagian besar wanita menyatakan bahwa mereka percaya konsep cinta sejati dan yakin bahwa ada pria yang diciptakan khusus untuk mereka.Polling yang sama menemukan bahwa definisi terbesar cinta sejati  adalah pria yang bisa membuat diri wanita menjadi sempurna bila hidup bersamanya.

Cinta baru bisa dikatakan sejati jika tanpa syarat dan teruji oleh waktu. ”Bukan cinta sejati namanya kalau ada uang, abang disayang, nggak ada uang, abang ditendang.Cinta sejati itu mau susah atau senang, kaya atau miskin, bagus atau buruk, loyalitas anda tak akan berubah dengan begitu saja walau apapun yang menghadang,karena cinta yang sejati selalu yakin bahwa semuanya akan selalu sempurna untuk selamanya.

Kalau anda bercinta hanya semata-mata ingin mendapat kenikmatan dan tak memahami makna dalam bercinta, maka sesungguhnya anda telah keliru mengartikan yang namanya bercinta.

Apalagi jika cinta yang anda punya hanya di dasari oleh nafsu maka cinta anda tak akan bertahan lama selama anda menjalaninya tapi justru malah akan berakhir dengan sengsara.

Ada beberapa sebab mengapa orang yang tengah menikah atau berumah tangga memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka (bercerai), sudah tidak ada saling pemahaman dan  hilangnya sifat jujur antara keduanya. Duit bukan persoalan,cinta adalah komitmen dua hati.

Selagi dua hati itu saling jujur antara satu sama lain, perkara-perkara berkaitan akan mengikut secara otomatis dengan sendirinya. Ini termasuk sikap toleransi, sikap pemaaf dan sikap bertimbang rasa. Kita sebagai manusia berisiko untuk cepat berubah, sama ada berubah ke arah kebaikan atau berubah ke arah keburukan (tanpa kita sadari).

Untuk mengelakkan sikap anda berubah menjadi sikap negatif, minta pasangan Anda mengkriti perubahan negatif Anda kemudian anda pula  latih diri untuk menerima setiap kritikan jangan hanya bisa mengkritik orang tapi cobalah untuk bersikap jantan dan tunjukkan sikap anda yang rela menerima segala kekurangan. Dan jika sikap itu telah bisa di atasi maka yakinlah anda akan mengerti apa makna cinta anda terhadap pasangan.

Cinta memang adalah suatu hal yang amat sederhana kedengarannya namun memiliki makna dan arti yang amat dalam, apalagi kalau berbicara masalah cinta, pasti yang ada di benak sebagian orang adalah tentang kebahagiaan yang abadi yang akan didapat tatkala kita tengah ada di dunia ini. Apalagi bagi dua insan yang tengah di mabuk asmara dan keindahan dunia, pasti sangat paham tentang apa yang namanya cinta.

Memang, jika hidup tanpa cinta dunia akan terasa hampa. Namun tidak selamanya cinta selalu membawa dampak yang menyenangkan dalam hidup. Banyak orang yang menjadi korban yang namanya cinta, segala sesuatu akan rela di lakukan demi cinta meski ada saja yang menjadi penghalang. Terutama jika kita merasa kehilangan orang yang benar-benar kita cintai, seolah-olah segala sesuatunya telah berakhir.

Namun tanpa di sadari kita akan tahu apa yang namanya keajaiban cinta apapun yang memisahkan kita. jarak, hubungan terdahulu atau hubungan sesudahnya, bahkan kematian. Cinta yang kita rasakan dan jiwa yang kita temui lewat cinta itu akan selamanya berada dihati kita sampai kapanpun dan di manapun kita berada.

Dan dengan adanya orang yang kita cintai di sekitar kita membuat kita bisa berubah dan karena perubahan itulah yang membuat mereka selalu bersama kita sampai saat ini.Sebuah hubungan yang dijalin karena dasar cinta bisa saja berakhir tanpa kita sangka, namun cinta yang kita miliki Abadi dan takkan pernah hilang sampai kapanpun dan itulah yang menjadi makna dari cinta  abadi yang sebenarnya.

Pacaran merupakan suatu usaha pendekatan yang dilakukan untuk dapat saling mengenal antara satu sama lain.Banyak cara yang biasa dilakukan oleh setiap orang untuk memikat lawan jenisnya dan itupun tidak boleh keluar dari jalur atau norma yang telah ditetapkan.

Tapi jika melihat fakta yang ada di masyarakat,semuanya itu seolah terabaikan karena faktor lingkungan ataupun orang tua yang menjadi faktor utama adanya perubahan yang terjadi pada seseorang.

Sebut saja Cika,anak ABG yang baru berumur 15 tahun dan baru saja menginjak yang namanya bangku SMA.Dia masih belum terlalu paham yang namanya berpacaran dan bagaimana cara menjalin hubungan yang sehat terhadap pasangan,dan apa dampak yang akan di timbulkan jika melakukan hubungan seks secara bebas.

Kalau berbicara masalah seks, pasti didalam benak kita langsung mengarah kepada hal-hal yang besifat negatif.mugkin sebagian ya, hal ini sangat beralasan karena seks saat ini sangat identik dengan penyaluran yang salah (dari dunia maya sampai dunia nyata). Akan tetapi hal ini bisa menjadi bumerang jika kita ikut arus pemikiran bahwa seks secara total mengarah kepada dampak negatif. kita dapat menjalin hubungan yang baik dengan pasangan jika keduanya sadar akan dampak yang akan ditimbulkan dari pergaulan seks secara bebas.Jalinlah hubungan secara normal tanpa ada tindakan yang menyalahi aturan.

Dari pergaulan seks secara bebaslah sehingga banyak terjadi yang namanya pemerkosaan yang biasanya didasari oleh beberapa hal,baik atas dasar sama-sama suka atau pemaksaan yang kebanyakan dilakukan oleh laki-laki meskipun statusnya hanya sebagai pacar saja.Selama ini orang menyangka bahwa perkosaan selalu dilakukan oleh orang yang tidak dikenal (walaupun ini banyak terjadi juga).

Padahal menurut data dari Amerika Serikat, sekitar 83% korban perkosaan mengatakan bahwa mereka mengenal pelaku perkosaan. Artinya, pelaku adalah orang yang selama ini dikenal oleh korban seperti pacar, teman, Oom,atau bahkan tante-tante. Sedangkan usia korban paling banyak berkisar antara usia 15-25 tahun yang dalam bahasa gaulnya dikatakan”Berondong“. Ingat saja bahwa perkosaan adalah bentuk dari kekuasaan dan kontrol dari si pelaku dan tak ada hubungannya sama sekali dengan cinta!